Si Ajun mengucapkan selamat datang kepada siapa saja yang sudah mampir ke blog ini, yang mengulas berita dan informasi seputar Facebook!

Jika ingin mengisi buku tamu, klik ini : Buku Tamu
gravatar
  • Si Ajun
  • Facebook Lego Sahamnya ke Perusahaan Rusia

    TEMPO Interaktif, New York: Situs jejaring sosial Facebook menjual 1,96 persen sahamnya dengan nilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 2 triliun kepada perusahaan Internet asal Rusia. Langkah ini membuat nilai perusahaan tersebut mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 100 triliun.

    Kesepakatan itu terjadi dua tahun setelah Facebook melakukan langkah serupa dengan menjual sahamnya kepada Microsoft sebesar 1,6 persen yang bernilai US$ 240 juta atau sekira Rp 2,4 triliun. Mark Zuckerberg, bos Facebook, mengatakan ia sangat kagum dengan perusahaan Rusia itu, Digital Sky Technology, karena dapat meraih pertumbuhan keuangan yang luar biasa dengan cepat.

    Facebook--yang telah memiliki 200 juta anggota di seluruh dunia--mengatakan Digital Sky Technology tidak akan masuk jajaran direksi atau memegang hak pengawasan khusus. "Investasi ini menunjukkan kesuksesan Facebook dalam proses membentuk jaringan sosial global antar manusia untuk berbagi dan berinteraksi," ujar Zuckerberg seperti dikutip oleh BBC, Selasa (26/5) waktu setempat.

    Beberapa perusahaan telah mencoba mendekati Facebook, namun Zuckerberg bersikeras memilih Digital Sky Technology. "Karena mereka memiliki perspektif global yang sesuai dengan kami," katanya.

    Bermarkas di London dan Moskow, Digital Sky Technology telah berinvestasi di sejumlah perusahaan internet lainnya di kawasan Rusian dan Eropa bagian timur. DST juga memiliki saham di beberapa firma Internet terkemuka semisal Mail.ru, Forticom, dan vKontakte.

    DST dikendailkan oleh tiga serangkai: Yuri Milner, sebelumnya Direktur Utama Mail.ru; Gregory Finger, sebelumnya kepala cabang perusahaan pengelola investasi NCH di Moskow; dan Alexander Tamas, sebelumnya wakil kepala divisi teknologi dan informasi milik perusahaan investasi Goldman Sachs.

    Sumber : Koran Tempo, Rabu, 27 Mei 2009

    Related Posts by Categories



    print this page Print this page

    Watch favourite links