Si Ajun mengucapkan selamat datang kepada siapa saja yang sudah mampir ke blog ini, yang mengulas berita dan informasi seputar Facebook!

Jika ingin mengisi buku tamu, klik ini : Buku Tamu
gravatar
  • Si Ajun
  • Kecanduan Facebook? Ayo Ngaku....:D

    Oke, let's start it... .
    Hari gini, siapa sih yang gak kenal Facebook?
    Siapa di sini yang gak punya account Facebook?

    Terus ngaku deh, siapa yang (ngakunya gak addicted) tapi rajin update status beberapa kali dalam sehari, rajin foto-foto biar ada yang bisa diupload di Facebook, plus rajin buka Facebook cuma sekedar ngecek apa dah ada comment baru di status dan foto?
    Ayo ngakuuu..., ngaku aja deh :D

    So the point is, kenapa sih kita keranjingan Facebook?
    Pertama, Newsfeed Facebook memang luar biasa. Dia bisa membuat kita jadi ratu/raja gosip sekaligus seorang (or seekor?) social butterfly. Gimana enggak, wong update status sampai upload foto terbaru dari kawan-kawan kita terpampang jelas di sana. Mau cari gebetan baru? Mau cari yang barusan putus? Gampang lah... . Mau eksis? Ya tinggal rajin-rajin update status aja, maka foto Anda akan semakin sering terpampang di beranda/ home kawan-kawan... .

    Kedua, masih cinta sama yang lama dan hobi nostalgila? Ngintip-ngintip account orang laen di Facebook gak bakal ketahuan sih, jadi bisa happily ever after bagi yang hobi stalking :D
    Ati-ati loh mas dan mbak, hobi stalking di Facebook bisa jadi penyakit, plus siap-siap patah hati juga kalau tiba-tiba dapat kabar si mantan dah mau married *berharap gak kuwalat gara-gara ngomong begini, hahaha*
    Tapi saya percaya semua pernah melakukan ini. Ngaku aja deh mas dan mbak..., tenang aja banyak temannya kok *piss...*

    Ketiga, maybe because nobody likes loneliness? Saat kita bengong, saat kita sendirian, ya udah update status aja plus maen Mafia Wars. Lumayan bisa ngobrol dikit-dikit sama yang kasih comment *sambil resah gelisah sendiri kalau tu status gak dicomment sama sekali, hihihihi*

    Seorang teman pernah bercerita tentang kehidupan onlinenya. Karena tuntutan pekerjaan, ia terpaksa tinggal di luar kota dan berjauhan dengan istri serta anaknya. Pagi-siang-sore sih kerja, tapi malemnya? Ngapain lagi kalau bukan online?
    Katanya, "Sumpah deh, dek, kalau gak ada internet bakal mati gaya dah gue".
    Yahoo Messengernya aktif nyaris 24 jam, Facebooknya penuh dengan update status dan Facebook games, plus juga masih maen beberapa game online. Eh jangan lupa, di kantor pun si teman ini masih sempat online loh, hehehehe.

    Banyak juga kan contoh cerita lain yang pasti lebih sensasional daripada teman saya itu. Pasti masih banyak juga yang ingat mengenai kisah mengenai puisi seorang anak tentang ibunya yang keranjingan Facebook itu (yang sempat heboh beberapa saat yang lalu). Lagunya Saykoji yang "online-online" itu bener-bener jadi soundtrack hidup orang di berbagai penjuru dunia ya... .
    Gila? But it happens kan? It really happens.

    Tulisan ini bukan untuk menghakimi loh, justru saya ingin bertanya karena hal ini memang terjadi pada kita semua, termasuk saya (akhirnya ngaku juga,wkwkwkwk).

    Kok bisa sih si Facebook ini membuat kita jadi begini? Ada dukunnya atau gimana sih?

    Life never be easier sebelum adanya si online-online itu. Tapi juga jadi berpikir, what will we be in the future ya...? Mungkin suatu saat komunikasi utama kita adalah lewat Facebook? Atau suatu saat kita akan keranjingan yang lain?

    Nobody likes loneliness, everyone likes to be a social butterfly. We, human, are really social. Hahahahaha...*ketawa ala (alm) Mbah Surip, yang sepertinya beruntung/ rugi karena semasa hidup gak perlu mengenal Facebook*

    Sumber : http://ngerumpi.com, Kamis, 1 Okt '09

    Related Posts by Categories



    print this page Print this page

    Watch favourite links