Si Ajun mengucapkan selamat datang kepada siapa saja yang sudah mampir ke blog ini, yang mengulas berita dan informasi seputar Facebook!

Jika ingin mengisi buku tamu, klik ini : Buku Tamu
gravatar
  • Si Ajun
  • Keranjingan Facebook, Kena Gebuk

    FACEBOOK, situs jejaring yang lagi top markotop memakan korban di Mojokerto. Gara-gara keranjingan ''sayang-sayangan'' di FB, seorang suami tega menggebuk istrinya. Akibatnya, urusan pun berlanjut di kepolisian. Nah lho!

    Ceritanya, Srintil, 25, memang akhir-akhir ini sedang gandrung facebook lewat ponsel terbarunya. ''Daripada ngelamun, facebook-an ah....!'' katanya.

    Di setiap ada kesempatan, Srintil yang ingin terlihat gaul dan tidak ingin dibilang ketinggalan zaman ini selalu melihat isi pesan masuk dan chattingan dengan teman-teman lamanya.

    Namun, perempuan yang mengontrak bersama Sudrun, suaminya di Kelurahan Magersari, Kota Mojokerto ini tidak berpikir jika facebook bisa menyebabkan rumah tangganya kacau.

    Minggu (11/10) sekitar pukul 23.30, Srintil yang sendirian di rumah kontrakannya sedang bosan. Nah, untuk mengusir rasa bosan, Srintil membuka facebook melalui ponsel canggihnya. Saat dibuka, rupanya ibu rumah tangga ini mendapat pesan dari teman pria yang sudah lama tidak berjumpa.

    Rasa rindu dengan teman lama prianya inipun diungkapkan melalui pesan di situs jejaring sosial.

    Saat sedang asyik mengobrol di facebook, Sudrun, pulang. Namun Sudrun merasa ada yang aneh saat tiba di rumah kontrakannya. Tak biasanya sang istri yang biasa menyambut kedatangan suami, malah asyik mengutak-atik tangannya mempermainkan ponsel. Melihat perilaku istrinya, Sudrun yang merupakan pengusaha di salah satu perusahaan bonafide di Sidoarjo langsung naik pitam.

    Pria berusia 50 tahun ini pun marah karena tidak diperhatikan. Emosi Sudrun semakin menjadi saat melihat ponsel Srintil yang berisi kata-kata ''Sayang'' dari teman chatting-nya.

    Akhirnya, bak pemain film kungfu, Sudrun memukul korban dengan tangan kosong dan menendang korban mengenai pipi dan rahang sehingga mengalami memar.

    Tidak terima dengan perlakuan kasar dari sang suami, Srintil memperkarakan suaminya ke Mapolresta Mojokerto agar dilakukan pengusutan.

    Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP I Gede Suartika mengungkapkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. ''Terlapor saat ini akan kami panggil untuk menjalani pemeriksaan. Kasusnya sudah ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim'' terangnya. Akibat perbuatannya, terlapor akan dijerat UU No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT. (ang/yr)

    Sumber : Harian Jawa Pos, Rabu, 14 Oktober 2009

    Related Posts by Categories



    print this page Print this page

    Watch favourite links