Si Ajun mengucapkan selamat datang kepada siapa saja yang sudah mampir ke blog ini, yang mengulas berita dan informasi seputar Facebook!

Jika ingin mengisi buku tamu, klik ini : Buku Tamu

Archives

gravatar
  • Si Ajun
  • Kapan Hari Kebahagiaan & Kesedihan di Facebook?

    CALIFORNIA - Menulis status di Facebook menjadi cara yang pas dalam menuangkan kesedihan ataupun kebahagiaan yang sedang dialami seseorang. Seringnya anggota Facebook mengeluarkan unek-uneknya di status, membuat situs ini membuat studi tentang kapan hari baik dan buruk di Facebook.

    Facebook mulai awal tahun ini mengukur suasana hati dengan menghitung-hitung jumlah kata-kata positif dan negatif yang digunakan dalam pembaharuan status yang diposting oleh pengguna. Studi yang terbatas dilakukan di Amerika Serikat saja, merupakan hasil kerja sama dengan Adam Kramer.

    "Setiap hari melalui update status Facebook, orang-orang berbagi apa yang mereka rasakan dengan orang-orang yang paling penting dalam kehidupan mereka," kata Kramer, yang dilansir melalui SMH, Selasa (13/10/2009).

    Facebook yang juga bekerja sama dengan psikolog mengamati dan merangkum kata-kata yang cerah dan murung untuk menandakan apakah orang itu memiliki hari-hari terang atau gelap.

    Daftar kata-kata positif termasuk "bahagia," "yay" dan "luar biasa", sementara kata-kata negatif termasuk "sedih," "keraguan" dan "tragis."

    Hari Ibu menjadi awal yang baik bagi sebagian besar pengguna Facebook dalam menuliskan status yang bahagia, walaupun hari berikutnya suasana hati orang langsung berubah. Puncak liburan secara konsisten menjadi hari kebahagiaan, kebahagiaan yang tertuang dalam sebuah status semakin melesat pada November saat bangsa AS merayakan kemenangan Presiden Barack Obama.

    Hari yang paling menyedihkan dalam indeks tersebut jatuh pada 22 Januari 2008, penyebabnya pasar saham Asia mengalami keterpurukan dan kematian mengejutkan dari aktor Heath Ledger karena overdosis narkoba pada usia 28 tahun. Kematian Raja Pop Michael Jackson pada 25 Juni tahun ini menandai hari paling menyedihkan kedua dalam dua tahun berturut-turut.

    Hasil ini didasarkan pada update dalam bahasa Inggris, namun bahasa lainnya juga ditambahkan sehingga indeks dapat dibuat untuk negara-negara lain juga nantinya. (tyo)

    Sumber : okezone.com, Selasa, 13 Oktober 2009
    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • 'Mencolek' di Facebook, Seorang Wanita Terancam Bui

    Hendesonville - Wanita asal Hendesonville bernama Shannon D. Jackson (36) tidak pernah membayangkan bahwa aksi 'ngepoke' atau mencolek yang ia lakukan di Facebook bisa menggiringnya ke bui.

    Poke adalah layanan unik yang dibuat Facebook dengan tujuan untuk menyapa atau sekadar 'say hi' pada sesama pengguna Facebook dalam bentuk virtual, tanpa harus menulis pesan.

    Nah, masalahnya adalah, Jackson menggunakan layanan poke tersebut kepada orang yang salah. Ia mencolek pada teman wanitanya yang notabene telah diwanti-wanti oleh pengadilan untuk ia jauhi.

    Karena sebuah kasus, pengadilan sebelumnya memutuskan agar Jackson tak lagi boleh menjalin komunikasi dengan wanita tersebut melalui cara apapun, termasuk menelepon. Dan ternyata, aksi poking ini adalah termasuk melanggar peraturan perintah perlindungan yang dikeluarkan pengadilan.

    Tak ayal, Jackson harus menanggung akibat dari aksi yang mungkin saja dilakukan karena iseng itu.

    Dikutip detikINET dari Tennessean, Selasa (13/10/2009), polisi pun menggunakan kopian halaman Facebook yang menunjukkan bahwa si wanita telah dicolek, sebagai barang bukti. Dan Jackson, atas perbuatannya tersebut harus menghadapi meja hijau kembali dengan ancaman hukuman hingga 11 bulan penjara dan denda sampai US$ 2.500. ( sha / faw )

    Sumber : www.detikinet.com, Selasa, 13 Oktober 2009
    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • Facebook Dihadang Kasus Paten

    Jakarta - Dua perusahaan melancarkan serangan pada situs jejaring sosial Facebook karena dianggap melanggar paten. Salah satunya dari pengelola situs kencan online.

    Popularitas Facebook membuat situs besutan Mark Zuckerberg itu jadi sasaran empuk. Buktinya dua perusahaan mengajukan Facebook ke pengadilan karena dianggap melanggar paten.

    Seperti dikutip detikINET dari ArsTechnica, Senin (12/10/2009), Facebook digugat oleh Tele-Publishing Inc, perusahaan asal Boston, Amerika Serikat, serta oleh Mekiki Co Ltd dari Jepang.

    Gugatan pertama, dari Tele-Publishing, adalah terkait halaman pribadi pengguna. Paten yang dimiliki perusahaan ini mengatur soal metode untuk memastikan informasi apa saja yang bisa dilihat orang pada halaman pribadi.

    Tele-Publishing menerima paten berjudul "Method and Apparatus For Providing a Personal Page" (US Patent #6,253,216) pada 2001. Teknologi itu digunakan dalam situs kencan yang dikelolanya untuk membatasi informasi pribadi apa yang bisa dilihat orang pada profil pengguna.

    Facebook juga memiliki kemampuan bagi penggunanya untuk mengatur informasi apa saja yang bisa dan tidak bisa dilihat orang lain dalam halaman profil.

    Gugatan kedua, dari Mekiki, lebih generik lagi. Facebook menurut Mekiki melanggar tiga patennya soal 'sistem pendaftaran hubungan antar manusia'.

    Mekiki adalah penyelenggara situs jejaring sosial Samurai Social Network. Paten yang dimiliki Mekiki kurang lebih mendeskripsikan bagaimana seseorang bisa mengajukan konfirmasi hubungan mereka dengan orang lain lewat sistem.
    ( wsh / ash )

    Sumber : www.detikinet.com, Senin, 12 Oktober 2009
    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • Facebook Jadi Lahan Subur Pencurian Identitas

    Brisbane - Situs jejaring sosial populer semacam Facebook rupanya menjadi lahan subur untuk mencuri identitas. Demikian disebutkan dalam sebuah forum internasional yang dihadiri para pakar kriminal pencurian identitas di Australia.

    Di Indonesia, barangkali kejahatan seperti itu belum terlalu umum. Namun untuk Australia saja, diestimasi mengalami kerugian US$3 miliar per tahun akibat kasus pencurian identitas.

    Dalam kejahatan ini, kaum kriminal mencuri identitas seseorang kemudian menyalahgunakannya, misalnya untuk mendapat pinjaman atau kartu kredit.

    Detektif Brian Hay dari lembaga Fraud and Corporate Crime Group di Quennsland menyatakan, pencurian identitas merupakan kriminalitas yang paling jarang dilaporkan, terutama karena korban merasa malu.

    Sedangkan saat ini, salah satu lahan basah untuk meraup identitas adalah situs jejaring semacam Facebook. "Data kelahiran, tempat kerja dan detail keluarga bisa dipanen di Facebook. Ini idaman bagi para pencuri identitas," ungkapnya.

    "Para penjahat meraup banyak data identitas dan membuat stok raksasa. Mereka menciptakan program pemanen data untuk mengekstrak informasi dari berbagai sumber," tambahnya seperti dilansir BrisbaneTimes dan dikutip detikINET, Senin (12/10/2009).

    Di samping Facebook, situs Twitter juga diprediksi bakal jadi lahan empuk lainnya bagi pencuri identitas. Polisi pun menasehati agar user berhati-hati mengumbar informasi personalnya di situs jejaring dan membatasinya agar hanya dapat diakses oleh orang terpercaya saja. ( fyk / faw )

    Sumber : Cwww.detikinet.com, Senin, 12 Oktober 2009
    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • gBook

    gBook is the Facebook Gmail Gadget that lets you overview your facebook account from your gmail, even if facebook is banned on your (work, school, home) network.



    You can get code here (click button "BLOCK", then copy&paste):




    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • Terangsang Foto Pria Lain di Facebook

    KOMPAS.com - Ia tahu istrinya menjalin hubungan dengan pria lain lewat Facebook. Istrinya bahkan sudah menerima kiriman foto telanjang pria itu dan jadi terangsang karenanya. Apa yang harus dilakukan?

    " Istri saya berumur 45, saya 47 tahun. Sejak beberapa bulan ini istri saya keranjingan Facebook (Fb). Waktu saya tegur, dia bilang hanya mencari teman-teman lama.

    Waktu Fb-nya saya buka, ternyata dia menjalin hubungan dengan seorang pria. Bahkan, pria itu mengirim foto telanjang bulatnya. Pria itu meminta istri saya juga mengirim foto telanjangnya.

    Yang membuat saya lebih marah, istri saya berkomentar, 'Wah, saya jadi pengen yang nyata, bukan cuma foto. Bagaimana caranya, ya?' Pria itu membalas, 'Ya ketemu, dong!' Selanjutnya saya tidak bisa ikuti lagi karena istri keburu datang.

    Yang ingin saya tanyakan, apakah perempuan bisa semudah itu terangsang melihat foto telanjang pria yang tidak dikenal? Saya jadi takut dengan kalimat istri saya, karena dia begitu mudah ingin bertemu dengan seorang pria yang hanya dikenal lewat Fb.

    Apakah perempuan umumnya juga bisa terangsang dengan hanya melihat foto telanjang pria? Sejak kejadian itu sampai sekarang (3 minggu) saya tidak ingin melakukan hubungan seks dengan istri. Sebaliknya, sikap istri biasa-biasa saja."
    RT, Yogyakarta.

    Dianggap erotis
    Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ikut pertemanan di Fb. Ada manfaat yang didapat. Sebaliknya, kalau fasilitas itu kemudian disalahgunakan, tentu saja dapat berakibat buruk.

    Apa yang Anda alami dengan istri merupakan contoh penyalahgunaan Fb. Foto telanjang yang dikirim oleh pria itu merupakan salah satu contoh. Tidak semua orang senang dengan kiriman foto seperti itu, kecuali kalau kedua pihak sepakat untuk mengirim dan menerima foto telanjang itu.

    Mengenai reaksi istri Anda yang mengatakan, "Wah, saya jadi pengin yang nyata," mungkin hanya reaksi spontan, tapi mungkin juga reaksi sebenarnya karena dia merasa senang atau terangsang melihat foto itu.

    Andai kata istri terangsang dengan melihat foto itu, saya pikir wajar saja. Reaksi terangsang mungkin saja muncul kalau foto telanjang itu diterima sebagai sesuatu yang erotis. Sebaliknya, ada orang yang tidak suka, sehingga tidak terangsang, karena bukan seperti itu yang dia harapkan.

    Kalau benar istri terangsang, sangat mungkin menjadi kenyataan. Kalau kedua pihak sepakat, hubungan seksual dapat terjadi. Masalahnya, apakah istri Anda dan pria itu memang sepakat melakukan hubungan seks. Jawabannya belum tentu karena ada pertimbangan lain yang dapat menjadi penghambat, walaupun bukan tidak mungkin juga dapat berlangsung.

    Kalau sejak peristiwa itu Anda tidak ingin berhubungan seks dengan istri, mudah dimengerti karena adanya hambatan psikis yang terjadi sehingga dorongan seksual Anda tertekan. Tentu masalah ini jangan dibiarkan lebih lama karena dapat berakibat buruk.

    Dalam keadaan seperti ini, komunikasi dengan istri harus tetap Anda bina agar kehidupan seksual tidak semakin buruk. Semoga istri memahami masalah ini, dan tidak larut dalam foto erotis itu lagi.

    Konsultasi di rubrik seksologi Tabloid Gaya Hidup Sehat,
    oleh Prof.Dr.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And.

    Read More...

    gravatar
  • Si Ajun
  • Facebook dan Twitter Calon Penerima Nobel Perdamaian

    9 APRIL 2009. Sebuah tweets atau pesan di Twitter masuk dari seseorang di Moldova di tengah hari yang diwarnai berbagai bentrokan antara petugas keamanan melawan demonstran anti rezim komunis yang berkuasa itu.

    "TV di Moldova Utara mati. Untunglah kita punya INTERNET YANG MAHAKUASA! Mari memaksimalkannya untuk berkomunikasi secara damai untuk mencapai kebebasan," tulisnya.

    Beberapa detik berselang, puluhan tweets bergantian masuk. Ada yang mengeluhkan bos di kantor yang melarang turun berdemonstrasi, ada pula yang menyampaikan pesan damaidan tuntutan perubahan rezim yang dianggap telah bertindak curang dalam pemilu.

    Yang pasti, dari tweets demi tweets itulah dunia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di negeri termiskin di Eropa itu saat media asing kesulitan menembus. Dari spirit yang terus digelorakan secara online lewat Twitter atau Facebook itu jugalah, ribuan demonstran, kebanyakan anak-anak muda, tak pernah kehabisan energi menentang penguasa Moldova sepanjang April lalu.

    "Hanya enam orang dari kami yang mengorganisasikan semuanya lewat internet. Hasilnya, 15 ribu orang sekaligus turun ke jalan," kata Natalia Morar, jurnalis dan salah satu pentolan kelompok pemuda yang menggerakkan demonstrasi di Moldova, kepada harian Inggris The Independent.

    Sebulan kemudian giliran Iran yang diguncang demonstrasi serupa kala ratusan ribu pendukung kandidat presiden yang kalah, Mir Hossein Mousavi, juga menggugat hasil pemilu. Pemerintahan Mahmoud Ahmadinejad menyikapi aksi itu dengan keras. Misili paramiliter Basij diterjunkan, korban jiwa pun berjatuhan.

    Karena media asing diblokir, kelompok antipemerintah pun memanfaatkan Facebook, Twitter, dan berbagai blog tak hanya untuk menggalang dukungan, tapi juga untuk mewartakan apa yang terjadi di Negeri Mullah itu. Di saat media konvensional berkelas raksasa macam CNN dan BBC tak berdaya, Facebook dan Twitter justru menjadi jendela bagi dunia untuk menyaksikan berkecamuknya harapan, heroisme, dan horor di Iran.

    Dunia pun langsung sepakat: apa yang terjadi di Moldova, Iran, dan Venezuela di awal bulan ini saat puluhan ribu massa memprotes undang-undang pendidikan baru ala Hugo Chavez adalah penanda lahirnya "Revolusi Facebook" atau "Revolusi Twitter." Inilah fenomena yang mematahkan nubuat Mao Tse Tung yang terkenal itu: kekuasaan hanya lahir dari ujung bedil.

    "Iran dan Moldova adalah contoh nyata ketika piranti jejaring sosial menjadi senjata ampuh untuk menggerakan massa dalam waktu singkat," urai Noam Cohen, kolomnis Link by Link pada The New York Times.

    Tak cuma ampuh untuk menentang penguasa, Facebook dan Twitter juga bisa berjasa besar mendudukkan seseorang di pucuk kekuasaan. Barack Obama adalah contoh paling terkenal. Kemenangannya atas John McCain di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada November 2008 lalu tak lepas dari agresivitasnya memperkenalkan diri kepada anak-anak muda lewat jejaring sosial. Fakta mencatat, di antara pemilih berusia 18-29 tahun, Obama unggul 2:1 atas McCain.

    Taktik Obama itu lalu ditiru di mana-mana. Misalnya, Benjamin Netanyahu pada pemilu Israel Februari lalu. Atau juga Indonesia. Latah? Mungkin, tapi itu wajar. "Karena, di era sekarang, ada kampanye dengan cara yang biasa dan ada pula kampanye lain secara online yang dinamikanya sangat berbeda," kata Morley Winograd, penulis buku Millennial Makeover: MySpace, YouTube and the Future of American Politics.

    Revolusi Facebook juga menerobos beberapa bidang lain. Di Australia, jejaring sosial yang mulai diluncurkan lima tahun silam itu resmi menjadi protokol legal di persidangan. Maret lalu, tetangga Negeri Kanguru itu, Selandia Baru, malah telah mempraktekkan aturan serupa.

    Sedemikian besarnya revolusi yang dihadirkan Facebook dan Twitter, tak heran kalau Mark Pfeifle, deputi penasihat keamanan nasional pada National Security Council AS, mengusulkan jejaring sosial itu sebagai kandidat penerima Nobel Perdamaian. "Twitter adalah megafon dari suatu tuntutan perubahan," katanya. (hep/ttg)
    Sumber : Harian Jawa Pos
    Read More...

    Watch favourite links